Pemerintah memastikan seluruh 12 proyek LRT City yang selama ini dikelola PT Adhi Karya (Persero) Tbk akan kembali dilanjutkan pembangunannya. Sebagian dari proyek hunian berbasis transit ini sempat mangkrak, mulai dari yang belum rampung hingga yang bahkan belum mulai dibangun. Kepastian ini penting bagi konsumen yang sudah telanjur membeli unit di proyek-proyek tersebut dan menunggu kejelasan nasib huniannya.

Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN, Aminuddin Ma'ruf, mengatakan pemerintah akan turun langsung ke seluruh 12 lokasi proyek dalam waktu dekat. Kunjungan ini bertujuan menentukan proyek mana yang akan diprioritaskan lebih dulu, dengan mempertimbangkan kelayakan proyek dan seberapa besar unitnya sudah terjual.

Untuk membiayai penyelesaian proyek yang mangkrak, Danantara Indonesia menyiapkan dana Rp456 miliar. Dana ini akan digunakan membantu merampungkan proyek-proyek yang belum tuntas, sementara pemerintah lebih dulu melakukan pendataan menyeluruh sebelum menetapkan cara penyelesaian untuk masing-masing lokasi.

Kedua belas proyek LRT City tersebut tersebar di Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang. Selain menilai kondisi fisik proyek, pemerintah juga masih menunggu masukan dari para konsumen LRT City sebagai bagian dari proses pendataan sebelum mekanisme penyelesaian ditetapkan.