Atlas Resources Tbk (ARII) menyampaikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia setelah menerima surat permintaan penjelasan bernomor S-12255/BEI.PP3/09-2026 terkait volatilitas transaksi efek perseroan. Jawaban perusahaan dikirim lewat surat nomor 0045-OJK/AR-CS/IX/2026 tertanggal 24 September 2026, dan dipublikasikan ke sistem keterbukaan informasi bursa pada 25 September 2026 pukul 11.46 WIB.

Dalam surat itu, ARII menjawab enam pertanyaan standar dari bursa. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, baik yang diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 tentang keterbukaan informasi maupun ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E Bursa Efek Indonesia. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan dan penjaminan saham perusahaan terbuka.

Terkait rencana ke depan, ARII menegaskan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk yang berdampak pada status pencatatan sahamnya di bursa, setidaknya untuk tiga bulan mendatang. Perseroan juga menyatakan tidak ada informasi atau kejadian material lain yang belum diungkap ke publik. Untuk pertanyaan mengenai rencana pemegang saham utama atas kepemilikan sahamnya, corporate secretary ARII menyebut telah menanyakan langsung kepada pemegang saham utama, dan jawabannya adalah tidak ada rencana perubahan kepemilikan dalam waktu dekat.