Investor asing menjual saham BUMI dan ADRO senilai Rp348,4 miliar dalam sepekan, sementara BRMS mencatat pembelian bersih asing terbesar di sektor tambang.
21 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Investor asing melepas saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) senilai total Rp348,4 miliar di pasar reguler Bursa Efek Indonesia sepanjang 14-18 September 2026. Tekanan jual ini menarik perhatian karena terjadi bersamaan dengan aksi beli asing yang justru deras masuk ke sejumlah saham tambang lain, termasuk BRMS, ANTM, AADI, dan EMAS, menurut data Stockbit Sekuritas.
Saham BUMI menjadi salah satu yang paling tertekan, dengan nilai jual bersih asing mencapai Rp178,7 miliar dalam sepekan. Pada penutupan perdagangan Jumat, 18 September 2026, harga BUMI anjlok 4,4 persen ke Rp193 per saham, sehingga penurunan dalam sepekan mencapai 8,9 persen. Meski begitu, secara bulanan BUMI masih mencatat kenaikan 6,6 persen, sedangkan sejak awal tahun harganya masih ambles 47,2 persen.
ADRO mengalami tekanan serupa dengan nilai jual bersih asing sebesar Rp169,7 miliar pada periode yang sama. Harga saham ini ditutup turun 1,1 persen ke Rp2.640 pada Jumat, membuat pergerakannya dalam sepekan relatif stagnan. Namun performa bulanannya masih positif dengan kenaikan 4,3 persen, dan sejak awal tahun ADRO bahkan telah melesat 45,8 persen.
Di sisi lain, BRMS mencatatkan pembelian bersih asing terbesar di antara saham tambang dengan nilai Rp367,1 miliar pada pekan yang sama. Sejumlah saham tambang lain seperti ANTM, AADI, dan EMAS juga turut diburu investor asing pada periode tersebut, menunjukkan bahwa aliran dana asing tidak sepenuhnya meninggalkan sektor pertambangan.
Artikel ini informasi, bukan ajakan atau rekomendasi membeli maupun menjual instrumen investasi apa pun. Keputusan investasi beserta risikonya sepenuhnya tanggung jawab pembaca.
BUMIADROBRMSsaham tambang
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.