ASSA Sewa Lahan dari Kerabat Presdir dalam Transaksi Afiliasi
Anak usaha ASSA, PT Adi Sarana Transportasi, menyewa lahan 5.175 meter persegi milik kerabat Presiden Direktur senilai Rp2 miliar untuk tiga tahun.
11 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) melaporkan transaksi afiliasi berupa sewa menyewa sebidang tanah seluas 5.175 meter persegi antara Prodjo Djajanto sebagai pemilik lahan dan PT Adi Sarana Transportasi (ASTA), entitas anak yang 99,99 persen sahamnya dimiliki ASSA. Transaksi terjadi pada 9 September 2026 dengan masa sewa selama tiga tahun. Nilai sewa tercatat Rp1.999.999.980, sudah termasuk Pajak Pertambahan Nilai dan akan dipotong Pajak Penghasilan sesuai ketentuan yang berlaku.
Prodjo Djajanto berstatus pihak terafiliasi karena merupakan saudara kandung Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati, Presiden Direktur ASSA, dengan hubungan keluarga derajat kedua garis horizontal. Selain hubungan keluarga itu, ASSA dan ASTA juga memiliki kesamaan jajaran manajemen: Erida menjabat Presiden Komisaris ASSA sekaligus Komisaris ASTA, Drs. Prodjo Sunarjanto Sekar Pantjawati menjadi Presiden Direktur ASSA sekaligus Komisaris Utama ASTA, Tjoeng Suyanto menjabat Direktur ASSA sekaligus Direktur Utama ASTA, Jany Candra menjadi Direktur ASSA sekaligus Komisaris ASTA, dan Jerry Fandy Tunjungan menjabat Direktur ASSA sekaligus Direktur ASTA.
Perseroan menyebut luas dan lokasi lahan sesuai dengan kebutuhan operasional ASTA, dan penyewaan ini diharapkan memperluas titik jaringan layanan kepada pelanggan. Direksi dengan persetujuan Dewan Komisaris menyatakan transaksi ini tidak mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK 42/2020, sehingga tidak memerlukan persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Surat keterbukaan informasi ditandatangani oleh Jerry Fandy Tunjungan selaku Corporate Secretary ASSA.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ASSA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.