bank bjb menggelar sosialisasi Kredit Program Perumahan dan rumah subsidi di Aula Oman Syahroni, kompleks Perkantoran Pemda Kabupaten Subang. Kegiatan ini ditujukan memperkenalkan skema pembiayaan rumah subsidi sekaligus kredit produktif kepada masyarakat berpenghasilan terbatas dan pelaku usaha kecil yang butuh tempat tinggal sekaligus modal usaha.

Salah satu skema yang disosialisasikan adalah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP, yaitu kredit rumah bersubsidi bunga dari pemerintah. Per 4 Oktober 2026, portofolio KPR Sejahtera FLPP bank bjb tercatat memiliki 41.383 debitur dengan total pinjaman yang masih berjalan senilai Rp4,935 triliun.

Sepanjang Januari hingga Oktober 2026, bank bjb mencairkan FLPP kepada 2.492 debitur baru dengan total batas pinjaman Rp404,98 miliar, dan sisa pinjaman berjalan dari pencairan tersebut sebesar Rp399,40 miliar. Selain KPR subsidi, bank bjb juga memperkenalkan skema kredit bagi pelaku UMKM yang terlibat dalam rantai pembangunan perumahan.

Acara ini dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera Sid Herdi Kusuma, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Jawa II Mulya Permana, serta Ketua Umum DPP Realestat Indonesia Joko Suranto.