PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) menyampaikan tanggapan atas surat permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia bernomor S-12642/BEI.PP3/10-2026 tertanggal 1 Oktober 2026, yang ditandatangani Direktur Muhamad Kuswandi dan dikirim melalui sistem elektronik bursa pada 3 Oktober 2026. Dalam surat itu, perseroan mengungkap bahwa berdasarkan laporan keuangan terakhir yang disampaikan ke bursa, BIKE mencatatkan pendapatan neto Rp121,12 miliar namun masih merugi Rp19,18 miliar. Total aset perseroan tercatat Rp98,02 miliar, terdiri dari total liabilitas Rp32,50 miliar dan total ekuitas Rp65,52 miliar. Manajemen menyebut akan memberikan update hasil laporan keuangan konsolidasi dalam beberapa minggu mendatang.
Perseroan menegaskan belum ada kontrak atau sumber pendapatan baru yang signifikan sejak laporan keuangan terakhir tersebut. Pengembangan usaha disebut masih berjalan bertahap melalui lima arah: pengembangan usaha eksisting, diversifikasi lini usaha, pengembangan usaha berbasis energi dan teknologi, sinergi dengan kelompok usaha, serta penguatan sumber pendanaan. Perseroan juga mengonfirmasi bahwa pemberitaan media mengenai transformasi bisnisnya benar, termasuk penandatanganan nota kesepahaman antara entitas anaknya, PT Ratu Karya, dengan Perumda Pasar Jaya pada 17 September 2026 untuk mempersiapkan kerja sama pengembangan kawasan Pasar Minggu. Perseroan menegaskan nota kesepahaman itu baru kesepahaman awal dan belum berupa kontrak kerja sama yang mengikat.
Menjawab poin lain dari bursa, BIKE menyatakan tidak ada perkara hukum material yang menjerat perseroan, anak usahanya, maupun anggota direksi dan komisaris yang belum diungkapkan. Perseroan juga menyebut tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan yang bisa memengaruhi harga saham atau keputusan investor. Soal pergerakan harga sahamnya sendiri, manajemen menjelaskan itu terbentuk dari mekanisme pasar berdasarkan permintaan dan penawaran, sehingga perseroan tidak bisa memastikan faktor tunggal yang menyebabkan perubahan harga pada periode tertentu.
