PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Prambanan Nusantara Energi (PNE), resmi mengakuisisi 45 persen saham PT Sumber Bara Abadi (SBA) pada 8 Oktober 2026. Pengumuman ini merupakan koreksi atas surat keterbukaan informasi sebelumnya yang terbit pada hari yang sama, 12 Oktober 2026, dengan nomor surat 2026/276/X/BIKE/MK.

SBA tercatat memegang izin usaha pertambangan operasi produksi dengan nomor SK 64/1/IUP/PMA/2017 berdasarkan data registrasi Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM. Area operasionalnya mencakup 4.909 hektare di Kecamatan Sebulu dan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan salah satu lokasi aktivitas di Desa Manunggal Daya. BIKE menyebut cadangan batu bara di lahan itu mencapai sekitar 86 juta metrik ton, dan akuisisi ini juga mencakup fasilitas pelabuhan beserta conveyor belt, kantor, dan peralatan pendukung lainnya.

Perusahaan memproyeksikan pendapatan dari tambang ini sebesar US$84 juta dengan rata-rata produksi 2 juta metrik ton batu bara per tahun, dan berencana menaikkan produksi menjadi 4 juta metrik ton per tahun mulai 2029. Surat ini ditandatangani oleh Muhamad Kuswandi selaku Direktur I, dengan tembusan kepada Direktur Utama BIKE Eric Kusuma dan Komisaris Utama BIKE Sendi. Nilai dana yang dikeluarkan PNE untuk membeli 45 persen saham SBA tidak disebutkan dalam surat ini.