PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), emiten dengan kode saham BOLD, mengumumkan perubahan susunan direksi melalui Keputusan Sirkuler Pemegang Saham tertanggal 2 Oktober 2026 yang berlaku sebagai pengganti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa. Berdasarkan keputusan itu, jabatan Direktur Utama tetap dipegang Dian Sofia Andyasuri, sementara posisi Wakil Direktur Utama yang sebelumnya dijabat Nanang Rizal Achyar kini beralih ke Yohanes Budi Kurniawan.

Nanang Rizal Achyar tidak keluar dari jajaran direksi, melainkan bergeser dari Wakil Direktur Utama menjadi Direktur biasa. Selain itu, BUMA menambah satu direktur baru bernama Novendra, sehingga jajaran direksi perusahaan kini berjumlah enam orang, bertambah dari sebelumnya empat orang. Dua direktur lain, Silfanny Fadillah Bahar dan Brett McGuire, tetap menjabat posisi yang sama seperti sebelum perubahan ini.

Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia pada 6 Oktober 2026, perusahaan menyatakan perubahan susunan direksi ini tidak berdampak material terhadap kondisi keuangan, operasional, maupun kelangsungan usaha perseroan. Laporan ditandatangani oleh Corporate Secretary BUMA, Riska Aurisna Febriane.