PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) akan membagikan dividen interim pertama untuk tahun buku 2026 senilai US$60 juta, setelah keputusan tersebut disetujui direksi dan dewan komisaris pada 17 September 2026. Nilai itu setara US$0,0229314 atau Rp406,1609 per saham, dihitung dari kurs tengah Bank Indonesia pada tanggal yang sama, yaitu US$1 setara Rp17.712. Dividen ini dibagikan untuk seluruh 2.616.500.000 saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh.

Jadwalnya, periode cum dividen atau batas terakhir membeli saham dengan hak dividen berakhir 29 September 2026 di pasar reguler dan negosiasi, serta 1 Oktober 2026 di pasar tunai. Tanggal pencatatan pemegang saham yang berhak (recording date) jatuh pada 1 Oktober 2026, dan dividen akan dibayarkan pada 9 Oktober 2026. Bagi pemegang saham yang sahamnya berada dalam penitipan kolektif KSEI, dana akan masuk ke rekening dana nasabah di perusahaan efek atau bank kustodian masing-masing, sementara pemegang saham di luar penitipan kolektif menerima transfer langsung.

Perseroan mendasarkan pembagian ini pada data keuangan per 30 Juni 2026, dengan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$63.014.791, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya US$190.133.393, dan total ekuitas US$266.353.748. Soal pajak, dividen dikecualikan dari pajak penghasilan bagi pemegang saham badan dalam negeri, serta bagi pemegang saham perorangan dalam negeri sepanjang dana dividen diinvestasikan kembali di Indonesia. Pemegang saham asing yang ingin memakai tarif pajak berganda wajib menyerahkan dokumen DGT atau Surat Keterangan Domisili ke KSEI, jika tidak maka dikenakan PPh Pasal 26 sebesar 20 persen.