Elaine Low menambah 33,33 juta saham BYAN lewat pembelian tidak langsung, menaikkan hak suaranya dari 22,00% menjadi 22,10%.
8 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Elaine Low, pemegang saham Bayan Resources Tbk (BYAN) yang bukan anggota direksi maupun komisaris, melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa dirinya menambah kepemilikan saham perusahaan tambang batu bara itu. Berdasarkan laporan tertanggal 8 Oktober 2026, Low membeli 33.333.335 lembar saham BYAN secara tidak langsung melalui mekanisme repurchase agreement, dengan harga Rp11.025 per saham pada 6 Oktober 2026. Tujuan transaksi disebutkan sebagai investasi.
Dengan tambahan tersebut, jumlah saham yang dikuasai Low naik dari 7.333.833.700 lembar menjadi 7.367.167.035 lembar. Porsi hak suaranya di BYAN turut naik dari 22,00 persen menjadi 22,10 persen. Dalam laporan tersebut, Elaine Low tercatat berstatus warga negara asing.
Jumlah saham yang ditambahkan ini setara sekitar 0,45 persen dari kepemilikan Low sebelum transaksi, sehingga belum mengubah secara berarti peta pemegang saham utama BYAN.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BYAN? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.