Low Tuck Kwong, yang menjabat Direksi di Bayan Resources Tbk (BYAN), melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya turun dari 13.383.588.535 lembar menjadi 3.316.166.832 lembar. Penurunan ini setara 10.067.421.703 lembar, atau sekitar 75,2 persen dari saham yang sebelumnya ia pegang. Akibatnya, hak suaranya di perusahaan anjlok dari 40,15 persen menjadi 9,95 persen.

Penurunan kepemilikan ini berasal dari dua transaksi penjualan saham secara tidak langsung yang keduanya dieksekusi pada 7 Oktober 2026 dengan tujuan divestasi. Transaksi pertama melepas 5.000.000.000 lembar saham biasa, dan transaksi kedua melepas 5.067.421.703 lembar saham biasa, keduanya pada harga Rp2.588 per lembar. Total nilai dari kedua transaksi ini mencapai sekitar Rp26 triliun.

Dokumen yang disampaikan ke OJK tidak merinci pihak yang membeli saham tersebut. Laporan ini merupakan laporan wajib atas perubahan kepemilikan saham oleh direksi atau komisaris sesuai POJK 4/2024.