PT Capital Financial Indonesia Tbk (CASA) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait volatilitas transaksi sahamnya, menanggapi surat permintaan penjelasan BEI Nomor S-11902/BEI.PP3/09-2026 tanggal 11 September 2026. Permintaan itu muncul setelah aktivitas perdagangan saham CASA melonjak tajam pada 10 September 2026.

Dalam surat tanggapan bernomor 065/CFI-DIR/IX/2026 yang ditandatangani Direktur Aidil Fathany, perseroan memaparkan bahwa volume transaksi pada 10 September 2026 naik menjadi 561.600 saham dengan frekuensi 48 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 9.800 saham dengan frekuensi 29 kali. Meski volumenya melonjak, harga saham CASA justru ditutup turun tipis Rp5 atau 0,28 persen, dari Rp1.805 menjadi Rp1.800. Pada hari yang sama, IHSG turun 88,86 poin dan indeks sektor keuangan turun 12,53 poin.

Menjawab enam poin pertanyaan wajib dari BEI, CASA menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai maupun harga efeknya sesuai POJK Nomor 31/2015 dan Peraturan BEI Nomor I-E. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui aktivitas khusus dari pemegang saham tertentu sesuai POJK Nomor 4/2024, tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam tiga bulan ke depan yang berdampak pada pencatatan sahamnya di bursa, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkapkan ke publik. Perseroan menambahkan, berdasarkan konfirmasi ke pemegang saham utama, belum ada rencana perubahan kepemilikan saham di CASA.