Patrick Rudolf Dannacher, anggota direksi PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) yang berstatus warga negara asing, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan penambahan kepemilikan sahamnya di CYBR. Berdasarkan laporan bernomor LK/12102026/0002/1 yang disampaikan 12 Oktober 2026, jumlah sahamnya naik dari 107.563.500 lembar menjadi 108.982.600 lembar, atau bertambah 1.419.100 lembar. Hak suaranya di perusahaan ikut naik, dari 0,797 persen menjadi 0,808 persen.

Penambahan ini berasal dari rangkaian pembelian tidak langsung saham biasa CYBR yang dilakukan berulang kali antara 6 dan 9 Oktober 2026, dengan harga beli berkisar Rp480 sampai Rp494 per saham. Transaksi tersebar dalam jumlah yang bervariasi, dari yang terkecil 100 lembar sampai yang terbesar 400.000 lembar pada 7 Oktober 2026 dengan harga Rp482 per saham. Seluruh transaksi dicatat dengan tujuan investasi.

Dalam dokumen yang sama disebutkan status kepemilikan berupa repurchase agreement dengan kolom jumlah saham dalam proses pelaksanaan opsi dan batas akhir periode pelaksanaan yang tidak terisi, menandakan transaksi ini murni pembelian di pasar, bukan eksekusi program opsi saham.