PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) melalui surat bernomor 0005/DGWG-CORSEC/IX/2026 tertanggal 7 September 2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Denny Loryta Davinci, menyampaikan koreksi atas Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum per 30 Juni 2025. Laporan ini mengoreksi surat sebelumnya bernomor 0003/DGI-CORSEC/VII/2025 yang disampaikan pada 15 Juli 2025, mengacu pada ketentuan POJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum. Surat itu tidak merinci butir mana yang berubah dari laporan sebelumnya, hanya melampirkan versi revisi laporan berikut surat pengantar koreksinya.

Dari penawaran umum saham perdana (IPO) DGWG yang efektif pada 13 Januari 2025, total dana yang terkumpul tercatat Rp202,94 miliar. Setelah dipotong biaya penawaran umum Rp13,07 miliar, dana bersih yang tersedia untuk digunakan adalah Rp189,87 miliar, dan seluruhnya telah direalisasikan penuh sehingga sisa dana tercatat nol. Rinciannya, Rp99,78 miliar atau 52,55 persen dari dana bersih dipakai untuk pembelian bahan baku pembuatan pestisida, sementara Rp90,08 miliar atau 47,45 persen digunakan untuk penyertaan modal ke PT Fertilizer Inti Technology.

Perseroan juga merinci komponen biaya penawaran umum sebesar Rp13,07 miliar tersebut, yaitu biaya jasa penjaminan emisi Rp507,35 juta (0,25 persen), biaya jasa penyelenggaraan Rp1,69 miliar (0,83 persen), biaya jasa penjualan Rp171,25 juta (0,08 persen), biaya jasa profesi penunjang pasar modal Rp7,33 miliar (3,61 persen, komponen terbesar), biaya jasa lembaga penunjang pasar modal Rp95 juta (0,05 persen), dan biaya lain-lain yang dapat diatribusikan langsung sebagai biaya emisi Rp3,28 miliar (1,62 persen). Tidak ada biaya jasa konsultasi keuangan yang dikenakan dalam penawaran umum ini.