PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mengajukan permintaan persetujuan pemegang saham untuk mengubah seluruh rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (PUPS) yang dilakukan Mei 2023. Dari sisa dana bersih Rp152,6 miliar, Perseroan mengusulkan Rp12.992.000.000 tetap untuk belanja modal pengadaan media iklan (sudah dilaksanakan) dan Rp19.625.300.000 untuk modal kerja operasional periklanan, yang baru terlaksana sebagian dan akan dituntaskan hingga kuartal pertama 2027. Sisanya, Rp120.000.000.000, akan disetorkan sebagai modal kepada anak usaha PT Cakrawala Nexus Investama (CNI), yang akan memakainya untuk membeli 6.685.000.000 saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN) seharga Rp300 per saham, berdasarkan perjanjian pengikatan jual beli saham tertanggal 1 September 2026.
IPO Mei 2023 menghimpun dana Rp154.750.000.000 dari penjualan 1.547.500.000 saham seharga Rp100 per saham, yang semula dijanjikan untuk 7,07 persen belanja modal media iklan dan 92,93 persen modal kerja. Pada 17 Maret 2026 Perseroan melaporkan ada pengembalian dana dari sejumlah vendor karena ketidaksesuaian pelayanan atas pemesanan iklan, sehingga per 31 Desember 2025 sisa dana Rp130.504.805.000 mengendap di rekening penampungan Bank DKI. Perubahan arah ini muncul setelah PT Sinergi Internasional Investama mengambil alih pengendalian Perseroan dengan 51 persen saham pada 30 Juli 2026, membawa visi baru membangun ekosistem AI mencakup Data Centre AI, Internet Berkecepatan Tinggi, Fiber Optic, Kabel Bawah Laut, dan energi surya (PLTS). Susunan pemegang saham saat ini adalah PT Sinergi Internasional Investama 51,00 persen, PT Prambanan Investasi Sukses 15,09 persen, dan masyarakat 33,91 persen dari total 7.738.891.036 saham beredar.
Transaksi akuisisi saham INET oleh CNI dikategorikan sebagai Transaksi Material yang wajib mendapat persetujuan pemegang saham sesuai Pasal 6 POJK 17/2020, dan telah memperoleh Laporan Pendapat Kewajaran dari KJPP Toha, Okky, Heru & Rekan tertanggal 29 September 2026 yang menyatakan transaksi wajar. Perseroan menegaskan AKUN dan INET merupakan pihak ketiga yang tidak berafiliasi dengan Perseroan sebelum transaksi ini, dan tidak ada transaksi afiliasi dalam seluruh rencana perubahan penggunaan dana. Pengumuman Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta persetujuan rencana ini mulai disampaikan Perseroan pada 1 Oktober 2026 melalui situs web BEI, eASY.KSEI, dan situs Perseroan.
