PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) mengumumkan transaksi afiliasi berupa Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham dengan PT Sinergi Internasional Investama (SII) yang diteken pada 1 September 2026. Fasilitas pinjaman ini bersifat non-revolving dengan plafon hingga Rp5 triliun, dapat ditarik secara bertahap, berbunga 7,5 persen per tahun dihitung harian, dan berjangka waktu 10 tahun sejak tanggal efektif. Pinjaman ini tidak memerlukan jaminan aset, bisa dilunasi lebih awal tanpa penalti dengan pemberitahuan tertulis 30 hari kalender sebelumnya, dan sebagian atau seluruh pokoknya dapat dikonversi menjadi saham DOOH lewat rights issue dengan harga pelaksanaan yang akan ditentukan kemudian oleh SII dan DOOH.

Dana pinjaman ini akan digunakan untuk mendukung investasi anak usaha DOOH, PT Cakrawala Nexus Investama (CNI), yang berencana mengambil alih 29,88 persen saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) dari PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara (AKUN) seharga Rp300 per saham, atau senilai sekitar Rp2 triliun. Setelah transaksi ini, kepemilikan AKUN di INET turun dari 59,77 persen menjadi 29,89 persen, sementara CNI masuk sebagai pemegang saham baru INET dengan porsi 29,88 persen. SII sendiri adalah pemegang saham pengendali DOOH sejak 30 Juli 2026 dengan kepemilikan 51 persen, setelah mengambil alih saham itu dari PT Prambanan Investasi Sukses, sehingga pinjaman ini tergolong transaksi afiliasi.

Nilai plafon pinjaman setara 1.615,30 persen dari ekuitas konsolidasian DOOH per 30 Juni 2026 yang tercatat Rp309,54 miliar, sehingga melampaui ambang batas 20 persen dan 50 persen yang diatur POJK Nomor 17/2020 tentang Transaksi Material. Transaksi ini karenanya wajib mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) sebelum pinjaman pertama kali dicairkan. Penilai independen, Kantor Jasa Penilai Publik Toha, Okky, Heru dan Rekan, menyatakan rencana pinjaman ini wajar berdasarkan laporan pendapat kewajaran tertanggal 29 September 2026, dengan bunga 7,5 persen per tahun yang dinilai lebih rendah 0,58 persen dibanding rata-rata bunga kredit investasi bank pemerintah sebesar 8,08 persen. Manajemen DOOH menyatakan tujuan transaksi ini adalah mendanai ekspansi ke ekosistem kecerdasan buatan lewat lima pilar bisnis: pusat data AI, internet berkecepatan tinggi, jaringan serat optik, kabel bawah laut, dan energi hijau berbasis panel surya.