Bank Indonesia bersama Kementerian Koperasi membuka Forum Kewirausahaan Syariah Muda di Jakarta International Convention Center, Jumat (17/10), sebagai bagian dari rangkaian Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-13 tahun 2026. Forum bertema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Inklusif dan Digital melalui Kewirausahaan Generasi Muda ini mendorong anak muda memanfaatkan peluang di sektor ekonomi dan keuangan syariah lewat inovasi digital dan usaha berkelanjutan. Acara ini relevan bagi pembaca muda karena menunjukkan sektor yang sedang didorong pemerintah dan bank sentral untuk dimasuki wirausaha baru, lengkap dengan program pembinaan dan beasiswa yang bisa diakses.
Menurut Bank Indonesia, rantai nilai produk halal, yang mencakup makanan, fesyen, media dan rekreasi, hingga farmasi dan kosmetik, tumbuh 6,21 persen pada 2025, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Laporan State of the Global Islamic Economy 2025/2026 menempatkan Indonesia di peringkat keempat dunia untuk ekonomi syariah, dengan posisi pertama di sektor modest fashion atau busana muslim, ketiga di makanan halal serta media dan rekreasi, dan keempat di farmasi dan kosmetik halal. Di sisi digital, Indonesia tercatat memiliki 235,3 juta pengguna internet atau 81,7 persen dari total penduduk, dengan nilai transaksi ekonomi digital sekitar US$100 miliar dan e-commerce sebagai penyumbang terbesar senilai US$71 miliar. Sistem pembayaran QRIS sendiri, per Agustus 2026, sudah dipakai 47,11 juta pedagang dan 69,32 juta pengguna.
Pertumbuhan PDB dibanding triwulan yang sama tahun lalu. Turun 0,32 poin dibanding Triwulan I 2026.
Sumber: Badan Pusat Statistik, [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Seri 2010. Diolah The Signal.
Untuk menangkap potensi itu, Bank Indonesia menjalankan tiga jalur pembinaan wirausaha muda. Pertama, penguatan model bisnis lewat kelembagaan dan pembiayaan, misalnya program Eptilu di Garut yang mengembangkan konsep Fresh From Farm, agrowisata, dan pendampingan petani. Kedua, pelatihan kewirausahaan dan inovasi digital lewat program Cangkir Barista untuk usaha kopi dari hulu ke hilir, Citra Nusa untuk pengembangan produk wastra atau kain tradisional Indonesia, serta kompetisi dan sertifikasi inovasi digital PIDI-DIGDAYA x Hackathon. Ketiga, penguatan kepemimpinan lewat beasiswa Generasi Baru Indonesia atau GenBI yang sudah menjangkau 175 perguruan tinggi.
Kementerian Koperasi, lewat sambutan Menteri Koperasi Fery Juliantono yang dibacakan Deputi Destri Anna Sari, menyebut generasi muda perlu berperan tidak hanya sebagai konsumen produk halal, tapi juga sebagai produsen, pelaku usaha pencipta lapangan kerja, dan penggerak koperasi. Forum ini menjadi salah satu agenda dari rangkaian ISEF 2026 yang berlangsung 14 sampai 18 Oktober di JICC Jakarta, mempertemukan generasi muda dengan koperasi, lembaga keuangan syariah, dunia usaha, dan masjid.
