PT Bursa Efek Indonesia resmi mencatatkan tambahan saham Energi Mega Persada Tbk (ENRG) hasil pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) IV. Berdasarkan pengumuman bernomor Peng-RI-00040/BEI.PP1/10-2026 yang diteken Kepala Divisi Pengaturan dan Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A dan Kepala Divisi Pencatatan Teuku Fahmi Ariandar, saham baru yang ditambahkan sebanyak 2.153.361.681 lembar. Dengan tambahan itu, total saham ENRG yang tercatat di papan utama bursa menjadi 29.202.160.900 lembar, efektif berlaku pada tanggal pencatatan 13 Oktober 2026.

Rincian proses pencatatan ini tertuang dalam surat PT Ficomindo Buana Registrar, biro administrasi efek ENRG, bernomor 02/RS/FBR-ENRG/X/26 tertanggal 12 Oktober 2026 yang ditandatangani Direktur Jimmi Maulana Sidik dan ditembuskan ke jajaran direksi BEI serta direksi ENRG. Surat itu menyebut saldo saham ENRG yang tercatat sebelumnya adalah 27.048.799.219 lembar. Pada 9 Oktober 2026, pelaksanaan HMETD menambah 2.153.361.681 lembar saham baru, sehingga per 12 Oktober 2026 jumlah saham ENRG yang tercatat di bursa menjadi 29.202.160.900 lembar. Surat tersebut juga menyebut sisa saham dalam bentuk ENRG-R, yakni hak yang belum dieksekusi pemegangnya, sekitar 10,64 miliar lembar.