Kilang LPG Cilamaya di Karawang resmi beroperasi dengan kapasitas 160 ton per hari, menambah pasokan domestik di tengah tingginya impor LPG nasional.
17 Oktober 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral yang juga Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, meresmikan Kilang LPG Cilamaya di Karawang, Jawa Barat, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Peresmian ini menjadi penanda bertambahnya satu lagi fasilitas pengolahan LPG dalam negeri, di tengah kondisi Indonesia yang masih sangat bergantung pada impor untuk memenuhi kebutuhan gas rumah tangga dan industri.
Secara nasional, konsumsi LPG Indonesia mencapai sekitar 8,5 juta ton per tahun, dan angka itu bisa naik menjadi 11 hingga 12 juta ton jika kebutuhan industri turut dihitung. Produksi dari dalam negeri sendiri baru sekitar 1,8 juta ton per tahun, sehingga sebagian besar kebutuhan tetap harus didatangkan dari luar negeri. Kesenjangan ini yang membuat Indonesia rentan setiap kali pasokan atau harga LPG global bergejolak akibat konflik geopolitik.
Angka BPSNilai impor
23,1 miliar US$Agustus 2026
Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Turun 3,03 miliar US$ dibanding Juli 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (22.376,6).
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.
Kilang Cilamaya, yang dikelola PT Energi Nusantara Perkasa bersama Pertamina, mampu mengolah gas hingga 40 juta kaki kubik standar per hari dan menghasilkan LPG sebanyak 160 ton per hari, atau sekitar 52.800 ton per tahun. Pasokan gasnya berasal dari lapangan Offshore North West Java. Menurut Bahlil, volume produksi ini setara dengan sekitar 18,7 juta tabung gas melon 3 kilogram per tahun, dan berpotensi menutup 10 hingga 15 persen kebutuhan LPG di Jawa Barat dan DKI Jakarta.
Selain LPG, kilang ini juga menghasilkan kondensat sebanyak 320 barel per hari atau sekitar 105.600 barel per tahun. Sementara gas sisa pengolahan, yang disebut lean gas, dikembalikan ke PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java untuk dimanfaatkan kembali.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.