PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) mengirim surat jawaban bernomor 030/EXT/GZC-JKT/COR/X/2026 kepada Bursa Efek Indonesia, menanggapi permintaan penjelasan BEI nomor S-13027/BEI.PP1/10-2026 tanggal 13 Oktober 2026 soal dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam surat yang diteken Direktur Marvin Herbert Wibisono itu, perseroan merinci bahwa wilayah operasionalnya tersebar di enam lokasi, yaitu Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir, Kabupaten Banyuasin, dan Kabupaten Muara Enim di Sumatra Selatan, serta Kota Ketapang di Kalimantan Barat, Kota Sampit dan Kabupaten Seruyan di Kalimantan Tengah.

Perseroan juga membuka kontribusi tiap anak usaha terhadap total pendapatan hingga Juni 2026 yang mencapai sekitar Rp327,58 miliar. PT Suryabumi Agrolanggeng menyumbang paling besar lewat penjualan CPO sebanyak 11.996 ton senilai Rp183,97 miliar atau 56 persen dari total pendapatan, ditambah penjualan inti sawit (PK) 2.176 ton senilai Rp31,47 miliar atau 10 persen. Dua anak usaha lain, PT Sinar Karya Mandiri dan PT Telaga Sari Persada, menyumbang lewat penjualan tandan buah segar (TBS) masing-masing 27.081 ton senilai Rp90,95 miliar (28 persen) dan 6.553 ton senilai Rp21,20 miliar (6 persen).

Soal dampak karhutla, Gozco menyebut target produksi TBS tahun 2026 sebesar 232 ribu ton, dan sampai 30 September 2026 realisasinya sudah 149 ribu ton atau 64 persen dari target. Perseroan menyatakan tidak ada unplanned shutdown di lokasi operasionalnya, dan estimasi dampak kebakaran terhadap pendapatan, laba, maupun nilai aset dinilai tidak signifikan. Sebagai mitigasi, perseroan menyebut langkah jangka pendek berupa patroli terpadu, menara pengawas api, dan prosedur pemadaman dengan target deteksi di bawah 15 menit, serta langkah jangka panjang seperti restorasi ekosistem gambut dan program desa bebas api.

Terkait risiko hukum, Gozco menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi mengenai proses hukum perdata maupun sanksi administratif terkait peristiwa karhutla tersebut sampai surat ini disampaikan. Perseroan menegaskan seluruh informasi material terkait karhutla yang relevan bagi investor telah diungkapkan ke publik.