PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia menyusul permintaan klarifikasi lewat surat nomor S-12257/BEI.PP2/09-2026 terkait lonjakan aktivitas perdagangan sahamnya. Menurut data yang dikutip BEI, pada 21 September 2026 volume transaksi saham HOKI melonjak menjadi 496.374.600 saham dengan frekuensi 16.030 kali, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 20.941.400 saham dengan frekuensi 1.194 kali. Meski volume dan frekuensi transaksi melonjak drastis, harga saham hanya bergerak naik Rp2 atau 4,00 persen, dari Rp50 menjadi Rp52.

Dalam surat balasan bernomor 018/BPS-DIR/IX/26 tertanggal 23 September 2026, manajemen HOKI menjawab enam pertanyaan standar dari otoritas bursa. Perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai atau harga efeknya sebagaimana diatur POJK 31/POJK.04/2015 maupun Peraturan I-E BEI. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sesuai POJK 4/2024 tentang laporan kepemilikan saham, dan tidak memiliki rencana aksi korporasi apa pun dalam tiga bulan ke depan yang bisa berdampak pada status pencatatan sahamnya di bursa.

Terkait rencana pemegang saham utama, Corporate Secretary Victor R. Lanes menyatakan telah menanyakan langsung kepada pemegang saham utama, dan jawabannya adalah tidak ada rencana untuk mengubah kepemilikan saham di perseroan. Surat ini ditujukan kepada Kepala Divisi Penilaian Perusahaan 2 BEI, Adi Pratomo Aryanto, dan ditandatangani secara elektronik oleh Muliati selaku approver perseroan.