IDX: Saham ADES Terkonsentrasi 95,1% di Tangan Sedikit Pemegang
BEI dan KSEI mencatat 95,10% saham tanpa warkat ADES per 1 Oktober 2026 dikuasai sejumlah terbatas pemegang saham, menyisakan porsi kecil yang benar-benar beredar bebas di pasar.
12 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menerbitkan pengumuman Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi untuk PT Akasha Wira International Tbk (ADES) dengan nomor Peng-HSC-00066/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-0007/PWS/KSEI/1026, tertanggal 12 Oktober 2026. Berdasarkan metodologi penentuan konsentrasi kepemilikan atas struktur saham dalam bentuk warkat dan tanpa warkat per 1 Oktober 2026, BEI dan KSEI menemukan bahwa 95,10 persen dari total saham tanpa warkat ADES dikuasai secara agregat oleh sejumlah pemegang saham yang terbatas jumlahnya.
Dokumen tidak merinci nama maupun jumlah pihak yang termasuk dalam kelompok pemegang saham tersebut. BEI menegaskan bahwa pengumuman ini sifatnya informatif dan tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal. Pengumuman ditandatangani oleh Yulianto Aji Sadono selaku Direktur BEI dan Eqy Essiqy selaku Direktur KSEI.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal ADES? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.