IFSH Jelaskan ke BEI soal Lonjakan Harga Saham 25%
Saham IFSH melonjak 25 persen pada 28 September dengan volume dan frekuensi transaksi naik tajam, saat IHSG dan sektor bahan baku melemah. Perseroan sebut tak ada informasi material baru.
1 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Ifishdeco Tbk (IFSH) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia menyusul lonjakan transaksi saham perseroan pada 28 September 2026. Dalam surat bernomor S-12541/BEI.PP3/09-2026 tertanggal 29 September 2026, BEI mencatat volume transaksi IFSH melonjak menjadi 167.900 saham dengan frekuensi 212 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 3.800 saham dengan frekuensi 16 kali. Harga saham ditutup naik Rp250 atau 25 persen, dari Rp1.000 menjadi Rp1.250 per saham. Lonjakan ini terjadi justru saat Indeks Harga Saham Gabungan turun 94,03 poin dan indeks sektor Basic Materials melemah 57,77 poin.
Dalam surat balasan bernomor 341/TBK/SKU-113/IX/2026 tertanggal 1 Oktober 2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Rivka Rotua Natasya, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material apa pun yang bisa memengaruhi nilai maupun harga efeknya, baik menurut aturan keterbukaan informasi OJK maupun peraturan Bursa. Perseroan juga menyebut tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu, belum memiliki rencana tindakan korporasi dalam tiga bulan mendatang, dan belum ada informasi material lain yang belum diungkap ke publik.
Perseroan menambahkan bahwa pemegang saham pengendali dan pemegang saham utama, setelah dikonfirmasi lewat Corporate Secretary, belum memiliki rencana apa pun terkait kepemilikan saham mereka saat ini. Perseroan berjanji akan segera menyampaikan keterbukaan informasi ke Bursa apabila di kemudian hari muncul perkembangan yang memenuhi ketentuan keterbukaan atau berpotensi memengaruhi harga efek maupun keputusan investasi pemodal.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal IFSH? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.