IGAR Disuspensi BEI, Champion Pacific Ajukan Go Private
Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham IGAR sejak sesi pertama Jumat, 16 Oktober 2026, menyusul permohonan delisting untuk berubah status menjadi perusahaan tertutup.
16 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) mengumumkan bahwa perdagangan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara terhitung sejak sesi pertama perdagangan hari Jumat, 16 Oktober 2026. Penghentian ini merujuk pada surat BEI Nomor Peng-SPT-00020/BEI.PP2/10-2026 perihal Penghentian Sementara Perdagangan Efek, yang terbit sehari setelah IGAR melalui surat Nomor 075/CPI/DIR/X/2026 tanggal 15 Oktober 2026 mengajukan permohonan delisting dan permohonan suspensi efek kepada BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Alasan di balik langkah ini adalah rencana IGAR mengubah status dari perusahaan terbuka yang tercatat di bursa menjadi perusahaan tertutup, atau yang dikenal sebagai go private. Perseroan menjelaskan bahwa sebagai induk usaha (holding company) yang membawahi anak perusahaan di bidang kemasan untuk farmasi, makanan, dan kosmetik, perdagangan umum, jasa pengangkutan, serta percetakan, pihaknya ingin menata ulang dan mengoptimalkan strategi bisnis demi efisiensi operasional dan daya saing. Alasan lain yang disebutkan adalah sahamnya memang tidak diperdagangkan secara aktif di BEI sehingga likuiditasnya terbatas, dan perseroan menyatakan tidak memiliki rencana untuk mencari pendanaan lewat penerbitan saham baru di pasar modal dalam waktu dekat.
Dalam dokumen yang ditandatangani Direktur Utama Masanobu Ojima, perseroan menegaskan akan mematuhi ketentuan BEI dan OJK dalam melaksanakan rencana ini, dan keterbukaan informasi ini diterbitkan untuk memenuhi ketentuan III.3.2.1 Peraturan BEI Nomor I-N tentang Pembatalan Pencatatan (Delisting) dan Pencatatan Kembali (Relisting). Perseroan menyatakan tidak ada dampak dari suspensi dan rencana delisting ini terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usahanya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal IGAR? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.