Pemerintah tengah mematangkan rencana membatasi pembelian Pertalite bagi rumah tangga yang masuk kelompok desil 9 dan 10. Rencana ini membuat istilah desil, yang selama ini lebih dikenal dalam urusan bantuan sosial, kini ikut menentukan siapa yang masih boleh membeli BBM bersubsidi itu.
Desil adalah cara pemerintah mengurutkan seluruh rumah tangga menjadi sepuluh kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, dari yang paling rendah di desil 1 sampai paling tinggi di desil 10. Urutan ini dipakai sebagai alat bantu untuk menentukan siapa yang berhak menerima berbagai program pemerintah, termasuk kini soal subsidi energi.
Penting dicatat, masuk desil tertentu bukan berarti otomatis mendapat atau kehilangan bantuan, karena desil hanya salah satu alat pemetaan, bukan keputusan final. Dua keluarga yang sama-sama berada di satu desil pun belum tentu punya kondisi hidup yang identik, dan posisi desil seseorang bisa berubah setiap kali data sosial-ekonomi pemerintah diperbarui.
Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM masih mengkaji mekanisme teknis pembatasan ini. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut pembatasan subsidi Pertalite kemungkinan dilakukan bertahap, menyasar kelompok dengan tingkat pengeluaran tinggi terlebih dahulu.