Bank Indonesia melaporkan Survei Konsumen edisi September 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi tetap berada di zona optimis. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) tercatat 118,1, jauh di atas angka 100 yang menjadi batas antara optimis dan pesimis. Data ini penting karena mencerminkan kesiapan rumah tangga untuk berbelanja, yang menjadi penggerak utama roda ekonomi domestik.

Penopang utama keyakinan itu datang dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK), yakni perkiraan masyarakat atas kondisi ekonomi enam bulan ke depan, yang naik dari 127,6 menjadi 128,7. Sebaliknya, Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE), yang mengukur penilaian masyarakat atas kondisi ekonomi yang sedang berjalan, justru turun dari 109,4 menjadi 107,5. Meski turun, angka IKE itu masih di atas 100 sehingga tetap tergolong optimis, hanya saja optimismenya mengendur dibanding Agustus.

Gabungan dua komponen itu menggambarkan konsumen yang masih yakin ekonomi akan membaik dalam beberapa bulan ke depan, tetapi mulai lebih hati-hati menilai kondisi yang sedang mereka jalani sekarang. Survei konsumen bulanan ini menjadi salah satu indikator yang dipantau Bank Indonesia untuk membaca arah belanja masyarakat, mengingat konsumsi rumah tangga menyumbang porsi terbesar dalam perekonomian nasional.