Lippo General Insurance Tbk (LPGI) menjawab permintaan penjelasan Bursa Efek Indonesia terkait lonjakan transaksi sahamnya pada 16 Oktober 2026. Volume perdagangan melonjak dari 10.300 saham dengan 36 kali transaksi pada hari bursa sebelumnya menjadi 245.100 saham dengan 460 kali transaksi. Harga penutupan naik Rp15 atau 2,44 persen, dari Rp615 menjadi Rp630, dan sempat menyentuh Rp750 dalam perdagangan intraday. Dalam surat bernomor 181/LGI-Dir/X/2026 yang diteken Wakil Presiden Direktur Choi Hyunhee dan Presiden Direktur Agus Benjamin, perseroan menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkap ke publik yang bisa menjelaskan pergerakan tersebut.

Poin yang lebih substansial muncul pada bagian rencana pemegang saham utama. Perseroan menegaskan kembali isi suratnya kepada Bursa tertanggal 17 September 2026 (No. 170/LGI-Dir/IX/2026), yang menyebut penjualan sebagian saham oleh satu atau lebih pemegang saham utama sebagai salah satu opsi yang sedang dikaji untuk memenuhi ketentuan minimum free float. Sampai surat terbaru ini diteken, perseroan mengaku belum menerima informasi mengenai keputusan definitif soal siapa pihak yang akan menjual, bagaimana struktur transaksinya, berapa jumlah sahamnya, maupun kapan pelaksanaannya.

Perseroan juga menyatakan tidak memiliki rencana tindakan korporasi yang sudah ditetapkan untuk tiga bulan mendatang, tidak mengetahui aktivitas pemegang saham tertentu sebagaimana diatur aturan kepemilikan saham, dan tidak ada informasi material lain yang belum diungkap. Perseroan berjanji akan memenuhi kewajiban keterbukaan informasi begitu ada keputusan definitif terkait rencana pelepasan saham tersebut.