Samuel Sekuritas Indonesia, yang menjabat sebagai anggota direksi PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), melaporkan penjualan 335.777.700 saham biasa NSSS pada 12 Oktober 2026 dengan harga Rp750 per saham. Transaksi ini dilakukan melalui skema repurchase agreement atau perjanjian jual beli kembali, dengan tujuan transaksi yang tertulis sebagai pencairan repo, yaitu menarik dana tunai dengan menjadikan saham sebagai jaminan sementara.

Sebelum transaksi, Samuel Sekuritas Indonesia memegang 8.258.718.000 saham NSSS dengan hak suara 34,70 persen. Setelah penjualan ini, kepemilikannya berkurang menjadi 7.922.940.300 saham dengan hak suara 33,29 persen. Besaran saham yang dilepas setara 4,07 persen dari total saham yang sebelumnya dipegang pelapor di NSSS.

Laporan ini melengkapi dua laporan serupa dari pelapor yang sama dalam sepekan terakhir. Pada 5 Oktober 2026, hak suaranya turun ke 34,60 persen lewat repo, lalu pada 8 Oktober 2026 naik kembali ke 34,70 persen. Transaksi 12 Oktober ini membawa hak suaranya ke titik terendah dalam rangkaian tersebut, yaitu 33,29 persen.