Seorang direksi PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), tercatat dalam sistem pelaporan sebagai Samuel Sekuritas Indonesia, melaporkan pelepasan 903.994.200 saham NSSS pada 17 September 2026. Berdasarkan laporan keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan, jumlah saham yang dipegangnya turun dari 4.860.938.900 lembar menjadi 3.956.944.700 lembar, setara 18,6 persen dari kepemilikannya sebelum transaksi. Akibatnya, hak suaranya di perusahaan turun dari 20,42 persen menjadi 16,62 persen.

Penjualan ini dilakukan dalam empat tahap lewat skema repurchase agreement, yakni saham dijual dengan janji dibeli kembali di kemudian hari, dengan status kepemilikan langsung dan tujuan transaksi tertulis sebagai 'substitution'. Rinciannya: 228.714.900 saham biasa di harga Rp600 per lembar, 209.896.400 saham biasa di harga Rp795 per lembar, 252.427.300 saham biasa di harga Rp1.050 per lembar, dan 212.955.600 saham biasa di harga Rp1.000 per lembar. Seluruh transaksi tercatat pada tanggal yang sama, 17 September 2026, dengan total nilai sekitar Rp782,1 miliar berdasarkan harga dan jumlah yang tertulis dalam laporan.