PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) melaporkan perubahan kepemilikan saham oleh Samuel Sekuritas Indonesia, yang menjabat sebagai Direksi perseroan, kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 23 September 2026 dengan nomor surat LK/23092026/0003/1. Sebelum transaksi, kepemilikannya tercatat 3.709.040.500 lembar saham setara 15,58% hak suara. Setelah transaksi, jumlahnya naik menjadi 5.151.407.000 lembar, mengangkat hak suaranya menjadi 21,64%, atau bertambah 1.442.366.500 lembar saham.

Penambahan itu berasal dari dua transaksi pada 22 September 2026, keduanya berjenis repurchase agreement atau perjanjian gadai saham dengan janji beli kembali, dan keduanya berstatus pembelian atas nama langsung pelapor. Transaksi pertama berupa penempatan repo sebanyak 472.622.100 lembar saham biasa dengan harga Rp750 per saham. Transaksi kedua, berlabel substitution atau penggantian jaminan, sebanyak 969.744.400 lembar saham biasa dengan harga yang sama, Rp750 per saham.

Laporan ini melanjutkan rangkaian transaksi kepemilikan saham NSSS oleh pelapor yang sama sepanjang sepekan terakhir. Pekan lalu tercatat pelepasan 904 juta saham dan 611 juta saham yang menekan hak suara ke bawah 15%, kemudian tiga laporan pada 21 September 2026 mencatat kenaikan lewat pengembalian saham dari repo hingga sempat menyentuh 36,75% sebelum turun lagi. Laporan terbaru ini menjadi titik terbaru dari siklus naik turun tersebut, dengan posisi hak suara kini di 21,64%.