PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) melaporkan perubahan kepemilikan saham oleh Samuel Sekuritas Indonesia yang tercatat sebagai anggota direksi perseroan. Berdasarkan laporan keterbukaan yang diterima Otoritas Jasa Keuangan pada 24 September 2026, jumlah saham yang dimiliki bertambah dari 5.151.407.000 lembar menjadi 5.358.739.600 lembar, atau naik 207.332.600 lembar saham biasa.

Transaksi dilakukan pada 23 September 2026 dengan skema repurchase agreement atau perjanjian jual beli saham dengan janji beli kembali, berupa pembelian langsung senilai Rp760 per saham. Dokumen menyebut tujuan transaksi ini sebagai 'top up repo', yakni penambahan jumlah saham yang dijaminkan atau ditransaksikan dalam perjanjian repo yang sudah berjalan. Akibat penambahan ini, hak suara direksi tersebut di NSSS naik dari 21,64 persen menjadi 22,51 persen.

Laporan ini menambah rangkaian pelaporan kepemilikan saham NSSS lewat mekanisme repo yang cukup ramai sepanjang sepekan terakhir. Dalam periode yang sama, beberapa laporan serupa mencatat hak suara pihak terkait naik turun tajam, mulai dari 15,58 persen hingga sempat mencapai 36,75 persen, menunjukkan aktivitas jaminan atau pertukaran saham lewat repo yang berulang di internal perseroan.