PT Bursa Efek Indonesia mengumumkan pencatatan tambahan 896.500 saham baru PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) di Papan Pencatatan Akselerasi, menyusul permohonan konversi dari salah satu pemegang Obligasi Wajib Konversi seri PACK-01-CB. Konversi dieksekusi pada 9 September 2026 dan sahamnya diterbitkan pada 11 September 2026, dengan nilai nominal obligasi yang dikonversi sebesar Rp89.650.000 menjadi 896.500 lembar saham. Bursa menetapkan tanggal pencatatan efektif atas saham hasil konversi ini pada 14 September 2026.

Dengan tambahan tersebut, total saham PACK yang tercatat di bursa naik dari 34.112.804.251 lembar menjadi 34.113.700.751 lembar. Di sisi lain, sisa Obligasi Wajib Konversi yang belum dikonversi berkurang dari Rp7.153.409.300 menjadi Rp7.063.759.300, atau setara 70.637.593 unit yang masih berpotensi diubah menjadi saham baru di kemudian hari.

Surat permohonan pencatatan dikirim oleh PT Adimitra Jasa Korpora selaku biro administrasi efek PACK kepada Direksi Bursa Efek Indonesia, dengan tembusan ke Direksi PACK, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan.