PT Finnet Indonesia (Finpay) mencatat pendapatan eksternal Rp914,5 miliar pada semester I 2026, naik 41,3 persen dibanding tahun sebelumnya di tengah sinergi dengan Danantara Indonesia.
24 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
PT Finnet Indonesia, atau Finpay, mencatat pendapatan dari luar grup usaha senilai Rp914,5 miliar pada semester pertama 2026, tumbuh 41,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini relevan karena Finpay merupakan salah satu anak usaha BUMN di sektor keuangan digital yang kini masuk dalam ekosistem Danantara Indonesia, lembaga pengelola investasi negara yang menaungi sejumlah BUMN.
Pada semester pertama 2025, pendapatan eksternal Finpay tercatat Rp647,1 miliar, sehingga kenaikan tahun ini setara tambahan sekitar Rp267,4 miliar dalam setahun. Plt Direktur Utama Finpay, Aziz Sidqi, menyebut lonjakan itu didorong oleh sejumlah langkah strategis perusahaan, meski tidak merinci program konkret apa saja yang dijalankan untuk mencapainya.
Aziz menyatakan Finpay akan terus memperkuat fondasi bisnis dan menghadirkan layanan finansial digital yang sesuai kebutuhan pasar, sembari memperkuat kontribusinya dalam mendukung sinergi ekosistem BUMN bersama Danantara Indonesia. Ia juga menegaskan seluruh ekspansi bisnis perusahaan tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.