PT Finnet Indonesia, atau Finpay, mencatat pendapatan dari luar grup usaha senilai Rp914,5 miliar pada semester pertama 2026, tumbuh 41,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kenaikan ini relevan karena Finpay merupakan salah satu anak usaha BUMN di sektor keuangan digital yang kini masuk dalam ekosistem Danantara Indonesia, lembaga pengelola investasi negara yang menaungi sejumlah BUMN.

Pada semester pertama 2025, pendapatan eksternal Finpay tercatat Rp647,1 miliar, sehingga kenaikan tahun ini setara tambahan sekitar Rp267,4 miliar dalam setahun. Plt Direktur Utama Finpay, Aziz Sidqi, menyebut lonjakan itu didorong oleh sejumlah langkah strategis perusahaan, meski tidak merinci program konkret apa saja yang dijalankan untuk mencapainya.

Aziz menyatakan Finpay akan terus memperkuat fondasi bisnis dan menghadirkan layanan finansial digital yang sesuai kebutuhan pasar, sembari memperkuat kontribusinya dalam mendukung sinergi ekosistem BUMN bersama Danantara Indonesia. Ia juga menegaskan seluruh ekspansi bisnis perusahaan tetap mengacu pada prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.