PT Pertamina (Persero) memulai rangkaian Road to Pertamina Eco RunFest 2026 menjelang penyelenggaraan puncak pada 6 Desember 2026. Memasuki penyelenggaraan ke-13, ajang yang semula dikenal sebagai lomba lari ini terus diperluas menjadi festival yang menggabungkan olahraga, musik, gaya hidup, dan komunitas dengan pesan menjaga lingkungan, mengusung tema Spark the Change, Leave Zero Trace.
Rangkaian menuju hari puncak dibagi menjadi tiga bagian. Innovation Lab menjadi wadah bagi pelajar dan generasi muda untuk mengembangkan ide serta solusi atas masalah lingkungan. Spark the Road mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian gaya hidup yang lebih bertanggung jawab, antara lain lewat plogging atau memungut sampah sambil berolahraga, sementara Sound of Change memakai musik dan kreativitas untuk menyebarkan pesan keberlanjutan. Kegiatan plogging pada rangkaian ini sudah dilakukan bersama perwakilan siswa dari 10 sekolah di DKI Jakarta.
Semangat itu diturunkan menjadi tujuh program yang disebut Pertamina sebagai Eco Initiatives, yaitu Eco Jersey, Eco Innovation, Eco Mission, Eco Talent, Eco Production, Eco Waste Management, dan Eco Education. Eco Jersey memakai bahan daur ulang untuk jersey peserta, Eco Innovation mendorong solusi lingkungan dari generasi muda, Eco Mission menjanjikan seluruh keuntungan penjualan tiket disalurkan untuk mendukung aksi lingkungan, dan Eco Talent melibatkan musisi, figur publik, serta kreator untuk menyebarkan pesan keberlanjutan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan semangat keberlanjutan dalam Eco RunFest tidak berhenti sebagai pesan, melainkan diwujudkan lewat aksi nyata. "Kami ingin semangat eco tidak berhenti sebagai sebuah pesan. Melalui Road to Pertamina Eco RunFest, masyarakat diajak untuk mengalami, melakukan, dan menjadi bagian dari perubahan itu sendiri. Perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama," ujar Baron.
