Pertamina kembali menempati posisi puncak Fortune Indonesia 100 2026 sebagai perusahaan dengan pendapatan terbesar di Indonesia. Pengumuman ini disampaikan dalam ajang Fortune Indonesia 100 Gala 2026 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 17 September 2026. Predikat ini menegaskan posisi Pertamina sebagai kontributor utama perekonomian nasional, mengingat pemeringkatan tersebut didasarkan murni pada kinerja keuangan yang telah dipublikasikan perusahaan.

Berdasarkan kinerja tahun fiskal 2025, Fortune Indonesia mencatat pendapatan Pertamina sebesar Rp1.189,74 triliun, dengan laba bersih, yaitu keuntungan yang tersisa setelah dikurangi seluruh biaya, sebesar Rp56,23 triliun. Angka tersebut dikonversi dari dolar Amerika Serikat memakai kurs rata-rata tahun fiskal 2025 sebesar Rp16.785 per US$1. Pencapaian ini disebut mencerminkan ketahanan kinerja perusahaan di tengah gejolak ekonomi global, sekaligus menjaga perannya dalam memastikan pasokan energi bagi masyarakat dan industri dalam negeri.

Secara keseluruhan, dari 100 perusahaan yang masuk daftar Fortune Indonesia 100 edisi 2026, sebanyak 66 persen mencatat kenaikan pendapatan, namun hanya 49 perusahaan yang berhasil menaikkan laba bersihnya. Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder IDN Media, William Utomo, menyebut pemeringkatan ini menggambarkan penilaian objektif berdasarkan data dan capaian bisnis yang telah dipublikasikan tiap perusahaan.

Sementara itu, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja seluruh pekerja Pertamina dalam menjaga kinerja perusahaan. Ia menyebut Pertamina tetap menjaga kondisi operasional dan keuangan yang sehat di tengah dinamika global, sambil menjalankan peran strategisnya dalam mendukung ketahanan energi nasional.