PURI Baru Capai 14,74% Free Float, Diberi Waktu hingga 2029
PURI menjelaskan ke Bursa Efek Indonesia bahwa free float publiknya baru 14,74%, di bawah syarat minimum 15%, dan berjanji memenuhinya sebelum 31 Maret 2029.
15 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) menjawab surat permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia tertanggal 10 September 2026 soal belum terpenuhinya syarat minimum saham beredar bebas atau free float sebesar 15 persen dari total saham tercatat, sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Direksi Bursa Nomor Kep-00045/BEI/03-2026 tanggal 31 Maret 2026. Lewat surat bernomor 036/PGS/CORSEC/IX/2026 tertanggal 15 September 2026 yang ditandatangani Corporate Secretary Jessica, perusahaan memaparkan komposisi pemegang saham per 31 Agustus 2026. Dari total 1 miliar saham tercatat senilai Rp50 miliar, PT Bumi Kreasi Baru menguasai 768 juta saham atau 76,80 persen. Empat individu, yaitu Eko Saputro Wijaya, David Tantri, Helli Saputra, dan Wagiman, masing-masing memegang 8 juta saham atau 0,80 persen dalam bentuk scrip.
Di luar itu, dalam bentuk scripless, Helli Saputra memegang tambahan 1.176.600 saham (0,12 persen), Ong Yick Sing memegang 51.470.500 saham (5,15 persen), dan saham yang beredar di masyarakat atau publik tercatat 147.352.900 saham, setara 14,74 persen dari total saham perusahaan. Angka ini yang membuat PURI masih berada di bawah ambang minimum 15 persen yang disyaratkan Bursa.
Perseroan menyatakan tidak ada kendala regulasi maupun kondisi pasar yang menghambat pemenuhan syarat tersebut. Untuk mencapai minimum free float, perusahaan berencana melakukan penyesuaian struktur kepemilikan sebelum tenggat 31 Maret 2029, sesuai jangka waktu yang diberikan Bursa. PURI juga meminta dukungan Bursa berupa sosialisasi, dan menyebut bahwa pemenuhan free float diharapkan mendorong partisipasi investor publik, menekan volatilitas harga saham, serta meningkatkan likuiditas perdagangan sahamnya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PURI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.