PT Utama Radar Cahaya Tbk (RCCC) menyampaikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia menyusul permintaan penjelasan atas volatilitas transaksi saham melalui surat BEI Nomor S-13152/BEI.PP3/10-2026 tertanggal 15 Oktober 2026. Dalam surat balasan bernomor 085/URC/DIR/BEI/X/2026 yang ditandatangani Direktur Utama Alvin Tjokrohadi pada 16 Oktober 2026, Perseroan menyatakan tidak memiliki informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, baik berdasarkan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 maupun Peraturan BEI Nomor I-E. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu yang relevan dengan POJK Nomor 4 Tahun 2024, dan tidak memiliki rencana tindakan korporasi dalam tiga bulan mendatang yang dapat berakibat pada pencatatan sahamnya di bursa.

Poin paling konkret dalam surat ini menyangkut konfirmasi kepada pemegang saham utama. Melalui surat Nomor 015/URC/CS/KNF/X/2026 tertanggal 15 Oktober 2026, Corporate Secretary RCCC menanyakan langsung kepada PT Gelora Rimba Jaya, yang memegang 613.620.000 lembar saham atau 77,92 persen dari modal disetor Perseroan, apakah ada rencana perubahan kepemilikan. PT Gelora Rimba Jaya membalas melalui surat Nomor 01/GRJ/Konf-RCCC/10-2026 tertanggal 16 Oktober 2026, menyatakan tidak memiliki rencana mengubah kepemilikan sahamnya di RCCC.

Dengan jawaban ini, Perseroan menutup seluruh enam poin pertanyaan BEI tanpa menyebut adanya informasi baru, kejadian penting yang belum diungkapkan, atau rencana korporasi yang sedang disiapkan dalam waktu dekat.