Direksi PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO), Samuel Tumbuh Bersama, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya berkurang dari 290.000.000 lembar menjadi 112.000.000 lembar, atau turun 178.000.000 lembar, setara 61,38 persen dari saham yang sebelumnya ia pegang. Akibatnya, hak suaranya di RLCO turun dari 9,28 persen menjadi 3,58 persen. Transaksi tercatat pada 22 September 2026 dengan jenis peminjaman saham dalam skema perjanjian repurchase, dan status kepemilikannya tetap langsung atas nama Samuel sendiri. Dokumen tidak mencantumkan harga karena sifat transaksinya peminjaman saham, bukan jual beli di pasar terbuka.

Laporan ini menyusul tiga laporan kepemilikan saham RLCO lainnya oleh direksi yang sama dalam sepekan terakhir: penambahan 120 juta saham lewat pengembalian repo pada 21 September, penambahan 58 juta saham lewat mekanisme serupa pada hari yang sama, dan penambahan 40 juta saham lewat substitusi repo pada 23 September. Rangkaian transaksi bolak balik ini menunjukkan Samuel aktif menggunakan sahamnya sebagai agunan dalam perjanjian repo, sehingga jumlah saham yang tercatat atas namanya naik turun mengikuti siklus peminjaman dan pengembalian, bukan mencerminkan keputusan membeli atau menjual di pasar terbuka.