PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) menyampaikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia menyusul permintaan otoritas bursa untuk menjelaskan lonjakan volatilitas transaksi sahamnya. Berdasarkan surat penjelasan yang ditandatangani Presiden Direktur Rudy Japarto pada 11 September 2026, aktivitas perdagangan saham KING melonjak menjadi 5.950.900 lembar saham dengan frekuensi 1.558 kali transaksi, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 598.600 lembar dengan 45 kali transaksi. Harga saham juga ditutup naik Rp28 atau 7,49 persen, dari Rp374 menjadi Rp402.

Menjawab enam poin pertanyaan standar yang diajukan Bursa, manajemen KING menyatakan tidak memiliki informasi atau fakta material apa pun yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, baik menurut Peraturan OJK Nomor 31/POJK.04/2015 maupun ketentuan Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas khusus dari pemegang saham tertentu, dan menyatakan tidak ada rencana aksi korporasi yang akan memengaruhi pencatatan sahamnya di bursa dalam tiga bulan ke depan.

Terkait rencana pemegang saham utama dan pengendali, Corporate Secretary KING menyampaikan bahwa berdasarkan konfirmasi yang diperoleh, belum ada rencana dari pemegang saham utama untuk mengubah kepemilikan sahamnya di perusahaan.