PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) memberikan tanggapan resmi kepada Bursa Efek Indonesia setelah menerima permintaan penjelasan bernomor S-12831/BEI.PP3/10-2026 tanggal 8 Oktober 2026 terkait volatilitas transaksi sahamnya. Menurut surat BEI, pada 6 Oktober 2026 aktivitas transaksi saham SOTS melonjak menjadi 4.518.600 saham dengan frekuensi 2.154 kali, dibandingkan hari bursa sebelumnya yang hanya 1.771.500 saham dengan frekuensi 629 kali. Di saat volume naik lebih dari dua kali lipat itu, harga saham justru ditutup melemah Rp15 atau 2,38 persen, dari Rp630 menjadi Rp615.

Dalam surat tanggapan bernomor 327/SMK-OJK/X/2026 yang diteken Direktur Floreta Tane pada 9 Oktober 2026, manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang bisa mempengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, sesuai aturan POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan Peraturan Bursa Nomor I-E. Perseroan juga mengaku tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang laporan kepemilikan saham, dan menegaskan belum ada keputusan maupun jadwal tindakan korporasi dalam tiga bulan mendatang yang berdampak pada pencatatan sahamnya di bursa.

Meski begitu, manajemen mengakui bahwa pihaknya terus mengevaluasi berbagai alternatif pendanaan dan pengembangan usaha, tanpa menyebut bentuk atau waktu pelaksanaannya karena belum ada keputusan definitif. Perseroan juga menyampaikan bahwa pemegang saham utama, sesuai konfirmasi yang diminta kepada Corporate Secretary, belum memiliki rencana melepas atau menjual sahamnya kepada pihak lain maupun publik hingga tanggal surat ini diterbitkan.