SHIP: Saham Terkonsentrasi 98,3% di Tangan Segelintir Pemegang
BEI dan KSEI mengumumkan 98,30% saham SHIP per 1 Oktober 2026 dikuasai segelintir pemegang saham, menyisakan sangat sedikit saham yang beredar bebas di pasar.
13 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menerbitkan pengumuman bernomor Peng-HSC-00078/BEI.WAS/10-2026 dan Peng-00019/PWS/KSEI/1026 pada 12 Oktober 2026, yang ditandatangani Direktur BEI Yulianto Aji Sadono dan Direktur KSEI Eqy Essiqy. Berdasarkan metodologi penentuan Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi, struktur kepemilikan saham PT Sillo Maritime Perdana Tbk (SHIP), baik dalam bentuk warkat maupun tanpa warkat, per 1 Oktober 2026 menunjukkan bahwa 98,30% dari total saham perseroan dikuasai oleh sejumlah tertentu pemegang saham secara agregat.
Dengan kata lain, hanya sekitar 1,70% dari seluruh saham SHIP yang berada di luar kelompok pemegang saham terkonsentrasi tersebut. BEI dan KSEI menegaskan bahwa pengumuman ini bersifat informatif berdasarkan data kepemilikan dan tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan maupun ketentuan di bidang pasar modal.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal SHIP? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.