TEI 2026 Buka Ruang Ekspor Jasa dari Logistik hingga AI
Pameran dagang TEI ke-41 di ICE BSD City, 14-18 Oktober 2026, menyertakan puluhan perusahaan jasa dari logistik, keuangan, hingga kecerdasan buatan untuk menjaring pembeli mancanegara.
12 Oktober 2026Sumber: Siaran pers Kementerian Perdagangan
Ilustrasi AI
Kementerian Perdagangan akan menghadirkan perusahaan penyedia jasa, bukan hanya eksportir barang, dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang digelar 14 hingga 18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition, BSD City, Kabupaten Tangerang. Langkah ini jadi penanda bahwa pameran dagang tahunan itu kini juga dipakai sebagai etalase bagi sektor jasa untuk bertemu pembeli dari luar negeri, sesuatu yang selama ini identik dengan ekspor produk fisik.
Perusahaan jasa yang akan tampil mencakup lima sektor. Di jasa bisnis ada penyedia pengemasan, konsultasi manajemen, penempatan personel, pengujian teknis, pendukung manufaktur, implementasi perangkat lunak, dan jasa hukum. Di jasa komunikasi ada penyedia kurir, sementara di jasa transportasi ada pengelola logistik, pergudangan, agensi transportasi, dan penanganan kargo. Jasa inovasi digital dan keuangan diwakili perusahaan keuangan, sedangkan jasa pariwisata diwakili penyedia hotel dan restoran.
Angka BPSNilai ekspor
26,6 miliar US$Agustus 2026
Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,40 miliar US$ dibanding Juli 2026. Naik 3 periode beruntun. Tertinggi dalam 32 bulan yang tercatat.
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.
Secara khusus, aliansi Indonesia National Outsourcing Services Alliance (INASA) akan menawarkan jasa pengelolaan fasilitas gedung yang mencakup operasional, pemeliharaan, kebersihan, keamanan, utilitas, dan efisiensi energi untuk sektor industri, perdagangan, dan fasilitas publik. Sementara itu, asosiasi Masyarakat Telematika Indonesia (MASTEL) akan mempromosikan jasa digital berbasis kecerdasan buatan. Mengutip data Euromonitor International, Kemendag menyebut nilai ekspor jasa komputer dan jasa terkait Indonesia mencapai US$1,45 miliar pada 2025, dengan tren pertumbuhan 3,49 persen per tahun sepanjang 2019-2025.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menyatakan TEI 2026 diharapkan menunjukkan daya saing jasa Indonesia lewat pertemuan pelaku usaha dengan pembeli mancanegara serta membuka peluang kerja sama yang berkelanjutan.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari siaran pers resmi Kementerian Perdagangan. Angka dan ketentuan mengikuti dokumen aslinya; klaim yang belum terverifikasi ditulis sebagai pernyataan lembaga, bukan fakta.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.