Pengendali baru emiten TEST-SHM3 merampungkan penawaran tender wajib atas saham publik perusahaan tersebut. Berdasarkan laporan hasil penawaran tender wajib yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, pengendali baru wajib membeli 6.733.943 saham dalam periode penawaran mulai 10 hingga 12 Oktober 2026, dengan tanggal penyelesaian pada 10 Oktober 2026.

Dari jumlah saham yang wajib ditawarkan tersebut, hanya 5.979.605 saham yang benar-benar dibeli dalam pelaksanaan tender wajib ini. Artinya masih ada selisih 754.338 saham milik pemegang saham publik yang tidak ikut ditenderkan atau belum terserap dalam transaksi ini.

Laporan tersebut juga mencatat perubahan komposisi kepemilikan pengendali baru. Sebelum penawaran tender wajib, pengendali baru tercatat memegang 9,25 saham yang disebut setara 10,66 persen dari total saham beredar, berdasarkan data yang dilaporkan. Sesudah tender wajib, kepemilikannya tercatat menjadi 10,5 saham atau 9,78 persen, turun 0,88 poin persentase meski jumlah saham yang dipegang bertambah secara nominal menurut catatan laporan tersebut.