PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 mencatat kenaikan pada seluruh indikator operasional pelabuhan sepanjang Januari hingga Agustus 2026, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini penting bagi pelaku usaha logistik dan ekspor impor karena mencerminkan makin lancarnya arus kapal dan barang di sejumlah pelabuhan yang dikelola perusahaan pelat merah tersebut.

Jumlah kunjungan kapal tercatat 42.696 kali sandar, naik 2,4 persen dari 41.691 kali pada periode yang sama tahun lalu. Arus petikemas naik 3,7 persen menjadi 6,48 juta TEUs, sementara arus barang nonpetikemas seperti curah cair, curah kering, dan general cargo melonjak 10 persen menjadi 41,64 juta ton dari 37,86 juta ton. Kenaikan paling tinggi terjadi pada arus penumpang, yang naik 32 persen menjadi 1,08 juta orang dari 816.705 orang, dengan 1,07 juta di antaranya penumpang domestik.

Executive Director 2 Pelindo Regional 2, Budi Prasetio, menyebut kenaikan itu menunjukkan aktivitas kepelabuhanan di wilayah kerjanya tetap tumbuh di tengah dinamika perdagangan dan logistik. Ia mengaitkan capaian tersebut dengan arahan strategis Danantara, lembaga yang mengelola BUMN, yang terus mendorong perusahaan pelat merah memperkuat produktivitas dan tata kelola operasional.