PT Multitrend Indo Tbk (BABY) menerima penghargaan IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia (ICAII) 2026 untuk inovasi berjudul "MTI and EGI Strategic Business Model Integration - Internal Process Innovation", atas program integrasi proses bisnis perseroan dengan PT Emway Globalindo (EGI) pasca akuisisi. Program bernama MTI x EGI Integration Beat Plan ini mencakup 108 milestone di lima area, yaitu People, Systems, Legal, Strategic, dan E-Commerce, yang dipantau lewat satu dashboard terpusat sehingga manajemen bisa melihat status pekerjaan yang sudah selesai, sedang berjalan, maupun belum dimulai dalam satu tempat.
Hingga akhir kuartal kedua 2026, proses integrasi mencapai 56 persen, dengan 61 dari 108 milestone selesai, 20 berjalan, dan 27 belum dimulai, tanpa ada aktivitas yang berstatus berisiko atau tertahan. Sejumlah indikator operasional turut membaik: tingkat layanan keseluruhan atau Overall SLA naik dari 91,65 persen jadi 94,80 persen, SLA keuangan naik dari 68,83 persen jadi 78,89 persen, sementara SLA distribusi mencapai 98,03 persen dan SLA gudang 98,24 persen. Siklus konversi kas, yaitu waktu yang dibutuhkan perusahaan mengubah persediaan menjadi uang tunai, memendek 29 hari dari 213 menjadi 184 hari, dan hari persediaan turun dari 226 ke 214 hari, membantu perseroan membukukan posisi kas bersih Rp32,68 miliar per akhir Juni 2026.
Dari sisi bisnis, penjualan bersih distribusi MTI dan EGI pada kuartal kedua mencapai Rp241,8 miliar, naik 28 persen dibanding periode sama tahun lalu, dengan margin kas (cash margin) Rp85,3 miliar, naik 44 persen secara tahunan. Secara konsolidasi, penjualan bersih kuartal kedua tercatat Rp458,97 miliar, naik 17 persen dari tahun sebelumnya dan 8 persen di atas anggaran. Laba operasional melonjak 270,9 persen menjadi Rp12,18 miliar, sementara EBITDA operasional mencapai Rp18,07 miliar. CEO Multitrend Indo, Niraj Jain, menyebut kerangka Integration Beat Plan ini dirancang agar bisa dipakai ulang untuk integrasi bisnis atau entitas lain di masa depan, termasuk ekspansi kategori dan pengembangan saluran penjualan.
