PT Multitrend Indo Tbk (BABY) mengoreksi laporan realisasi penggunaan dana hasil rights issue yang sebelumnya disampaikan pada 14 Juli 2026. Dalam laporan terbaru bertanggal 29 September 2026, perseroan memastikan seluruh dana hasil penerbitan saham baru bertajuk BABY-R yang efektif sejak 16 April 2026 telah terpakai penuh. Total dana kotor yang terkumpul dari rights issue itu mencapai Rp140,77 miliar, setelah dipotong biaya penawaran umum sebesar Rp2,31 miliar, dana bersih yang bisa dipakai perseroan menjadi Rp138,46 miliar, dan seluruhnya sudah habis terpakai per posisi 30 Juni 2026 sehingga tidak menyisakan dana yang mengendap di rekening penampungan.

Dari dana bersih tersebut, porsi terbesar yakni Rp130,00 miliar atau 93,89 persen dipakai untuk mengambil alih saham PT Emway Globalindo dari Blooming Years Pte Ltd. Pembayarannya dilakukan lewat skema inbreng, yaitu penyertaan saham sebagai setoran modal, bukan transfer uang tunai biasa. Sisanya, Rp8,46 miliar atau 6,11 persen, dipakai sebagai modal kerja untuk membeli persediaan produk Adidas Kids dan Puma Kids. Perseroan menyatakan realisasi ini sama persis dengan rencana yang tertulis di prospektus tanpa ada penyimpangan.

Perseroan juga merinci komposisi biaya penawaran umum senilai Rp2,31 miliar tersebut, yang terdiri dari biaya jasa profesi penunjang pasar modal Rp1,08 miliar, biaya jasa penjaminan emisi (underwriting fee) Rp750 juta, biaya jasa konsultasi keuangan Rp250 juta, biaya lain-lain yang bisa diatribusikan langsung sebagai biaya emisi Rp199,87 juta, dan biaya jasa lembaga penunjang pasar modal Rp26 juta. Laporan ditandatangani Direktur Utama Niraj Jain dan disampaikan oleh Corporate Secretary sekaligus Legal Manager Nauli Masitha Dewi, sebagai pemenuhan Peraturan OJK Nomor 40 Tahun 2025 dan menindaklanjuti surat OJK bernomor S-2442/PM.221/2026 tanggal 23 September 2026.