Rapat pertama 25 September gagal kuorum, BIPP memanggil pemegang saham independen hadir lagi 16 Oktober untuk menyetujui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu.
8 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) kembali memanggil pemegang saham independennya untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) kedua, setelah rapat pertama pada Jumat, 25 September 2026 gagal mencapai kuorum kehadiran pemegang saham independen untuk mata acara pertama dan kedua sehingga tidak bisa mengambil keputusan yang sah. Rapat kedua dijadwalkan Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 15.00 WIB di Graha BIP Lantai 11, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 23, Jakarta Selatan. Pemegang saham yang berhak hadir adalah yang namanya tercatat di Daftar Pemegang Saham pada penutupan perdagangan bursa 7 Oktober 2026.
Mata acara pertama meminta persetujuan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Dalam dokumen pemanggilan, perseroan menyebut dana dari PMTHMETD akan dipakai untuk memperkuat struktur permodalan serta memenuhi kebutuhan pendanaan dan modal kerja perseroan dan/atau entitas anaknya, termasuk mendukung belanja modal dan pengeluaran operasional dalam rangka ekspansi usaha. Pelaksanaannya disebut akan mengacu pada Peraturan OJK No. 14/POJK.04/2019 yang mengubah POJK No. 32/POJK.04/2015.
Mata acara kedua terkait langsung dengan yang pertama, yaitu persetujuan perubahan Anggaran Dasar perseroan sehubungan dengan peningkatan modal ditempatkan dan disetor melalui PMTHMETD tersebut, dengan mengacu pada UU Perseroan Terbatas No. 40 Tahun 2007 sebagaimana diubah oleh UU No. 6 Tahun 2023. Perseroan tidak mengirim undangan khusus karena pemanggilan ini berlaku sebagai undangan resmi, dan pemegang saham bisa hadir fisik atau elektronik lewat aplikasi eASY.KSEI dengan batas waktu pernyataan kehadiran atau pemberian kuasa pukul 12.00 WIB, satu hari kerja sebelum rapat.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BIPP? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.