Victoria Investama Tbk melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa pada 1 Oktober 2026 pihaknya menjual 140.000.000 lembar saham PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) secara tidak langsung, dengan harga Rp60 per saham. Transaksi ini mengurangi kepemilikan Victoria Investama di BIPP dari 573.267.000 lembar menjadi 433.267.000 lembar saham.

Akibat penjualan tersebut, hak suara Victoria Investama di BIPP turun dari 11,40% menjadi 8,62%. Dalam laporan kepemilikan saham yang disampaikan ke OJK pada 2 Oktober 2026, Victoria Investama mencantumkan tujuan transaksi sebagai perubahan strategi portofolio, tanpa menjelaskan lebih lanjut pertimbangan di baliknya.