PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), operator bioskop CGV Cinemas, mengumumkan rencana paparan publik insidentil pada Rabu, 14 Oktober 2026 pukul 10.30 WIB, digelar secara virtual lewat Zoom. Rencana ini bukan inisiatif sukarela perseroan, melainkan permintaan langsung Bursa Efek Indonesia (BEI). Perseroan merujuk pada surat BEI Nomor Peng-SPT-00201/BEI.WAS/10-2026 tentang penghentian sementara perdagangan (suspensi) atas saham BLTZ, serta surat BEI tertanggal 6 Oktober 2026 yang meminta pelaksanaan public expose insidentil, berdasarkan Peraturan BEI No. 00015/BEI/01-2021 Pasal III.3 mengenai Kewajiban Keterbukaan Publik Ekspose.

Agenda paparan mencakup empat hal: perkembangan kinerja dan operasional terkini perseroan beserta anak usahanya, ringkasan laporan keuangan terbaru, rencana usaha ke depan, dan informasi material lain yang belum pernah diumumkan ke publik. Perseroan akan diwakili oleh direksi yang didampingi jajaran manajemen terkait. Pendaftaran via Zoom dibuka 30 menit sebelum acara dimulai dan ditutup begitu sesi berjalan, sementara pertanyaan investor hanya bisa disampaikan lewat kolom chat Zoom selama acara berlangsung.

Setelah paparan, perseroan wajib menyerahkan dua dokumen susulan ke BEI: materi public expose pada Selasa, 13 Oktober 2026, dan laporan hasil pelaksanaannya pada Kamis, 15 Oktober 2026. Surat pemberitahuan ini ditandatangani oleh Corporate Secretary Yang Cheolung dan ditembuskan kepada Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Jasa Keuangan OJK.