PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mendapat penghargaan Anugerah Utama dalam ajang IDX Channel Anugerah ESG 2026 untuk kategori inisiatif penerbitan obligasi sosial atau Social Bond tahun 2025. Penghargaan ini diberikan atas upaya BRI mendorong pembiayaan yang menjangkau lebih banyak masyarakat lewat instrumen pasar modal. Ajang tersebut berlangsung di Main Hall Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada 29 Juli 2026.
IDX Channel Anugerah ESG 2026 mengangkat tema Beyond Compliance: Leveraging ESG to Create Long-Term Corporate Value dan menilai 30 perusahaan dari 11 sektor usaha. Penilaian mencakup lima aspek, yaitu strategi dan kebijakan perusahaan, komitmen pimpinan, kinerja ESG, keterlibatan pemangku kepentingan, dan pelaporan ESG.
Obligasi sosial BRI dirancang untuk mendanai atau membiayai ulang proyek yang memenuhi syarat dalam kerangka Social Finance Framework milik BRI, yang mengacu antara lain pada Social Bond Principles dari ICMA dan sejumlah aturan Otoritas Jasa Keuangan soal keuangan berkelanjutan. Dana yang terkumpul dialokasikan untuk masyarakat prasejahtera, kelompok yang belum mendapat akses layanan keuangan memadai, perempuan, dan kelompok rentan lainnya. Obligasi ini mendapat peringkat idAAA, peringkat kredit tertinggi dari lembaga pemeringkat Pefindo, dengan permintaan investor mencapai 1,31 kali dari target penerbitan. Pada 2026, BRI kembali menerbitkan obligasi sosial senilai Rp5 triliun.
Laporan dampak Social Bond 2025 milik BRI mencatat pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro berhasil memberi akses pinjaman bank untuk pertama kalinya kepada 44.694 nasabah. Selain itu, sebanyak 23.422 nasabah lain tercatat mengalami peningkatan akses pembiayaan usaha lewat skema yang sama.
